Bandung

Dekranasda Jepara Terpukau, Galeri Patrakomala Bandung Jadi Rujukan Nasional

rakyatdemokrasi
×

Dekranasda Jepara Terpukau, Galeri Patrakomala Bandung Jadi Rujukan Nasional

Sebarkan artikel ini
Dekranasda Jepara Terpukau, Galeri Patrakomala Bandung Jadi Rujukan Nasional locusonline featured image Feb

[Locusonline.co] Bandung – Galeri Patrakomala Kota Bandung kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan UMKM dan industri kreatif yang diperhitungkan secara nasional. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara melakukan kunjungan studi ke galeri tersebut, Rabu (11/2), guna mempelajari model pembinaan UMKM yang diterapkan Dekranasda Kota Bandung.

Kunjungan dipimpin langsung Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Ela Witiarso, dan disambut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Roni Ahmad Nurudin.

tempat.co

Momentum ini menegaskan satu pesan penting: penguatan UMKM nasional dibangun melalui kolaborasi antar daerah, bukan kompetisi.

Apresiasi dari Jepara

Ela Witiarso mengaku datang ke Bandung setelah mendengar rekomendasi tentang program pembinaan UMKM di Galeri Patrakomala.

“Galeri Patrakomala Kota Bandung ini keren banget, mulai dari programnya, UMKM-nya, dan pengurusnya juga sportif semua. Saya memutuskan untuk datang langsung setelah mendengar cerita tentang program Dekranasda Kota Bandung,” ujarnya.

Menurut Ela, kunjungan ini bukan untuk meniru, melainkan untuk saling belajar dan mencari ruang kolaborasi.

Jepara dikenal sebagai Kota Ukir dengan kekuatan pada produk ukiran kayu dan kain tenun. Sementara Bandung memiliki karakter kuat di sektor kreatif dan desain.

“Kalau Jepara terkenal dengan ukiran dan kain tenun, sementara Kota Bandung lebih kreatif. Hal ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berinovasi,” ungkapnya.

Ia bahkan membuka peluang kolaborasi lintas kabupaten/kota secara lebih luas sebagai strategi memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global.

Filosofi Kolaborasi

Kepala Disdagin Kota Bandung, Roni Ahmad Nurudin, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk 2026 dalam membangun jejaring antar daerah.

Ia mengutip pesan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan:

“Seperti yang selalu disampaikan Pak Wali Kota, tidak ada kompetisi, yang ada adalah kolaborasi.”

Menurutnya, Galeri Patrakomala tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga fasilitas pembinaan yang mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Lebih dari Sekadar Ruang Pamer

Galeri Patrakomala menjalankan sejumlah fungsi strategis, antara lain:

  • Ruang promosi dan pemasaran produk unggulan UMKM Kota Bandung.
  • Kurasi dan pendampingan kualitas produk agar sesuai standar pasar.
  • Simpul jejaring antara pelaku UMKM, pemerintah, akademisi, dan pembeli.
  • Ruang inkubasi inovasi, memadukan tradisi dengan desain kontemporer khas Bandung.

Model pengelolaan yang profesional inilah yang membuat galeri tersebut menjadi referensi bagi daerah lain.

Peluang Kolaborasi Bandung–Jepara

Kunjungan ini membuka berbagai peluang konkret, di antaranya:

  • Pengembangan produk kolaboratif antara desain kreatif Bandung dan keahlian ukir/tenun Jepara.
  • Pameran bersama antar daerah.
  • Pertukaran model pembinaan UMKM.
  • Penguatan advokasi kebijakan untuk sektor kerajinan dan fashion daerah.

Membangun Indonesia Lewat Kolaborasi

Kunjungan Dekranasda Jepara menjadi contoh hubungan antar daerah yang sehat dan produktif. Tidak ada persaingan tidak sehat, melainkan semangat saling belajar dan tumbuh bersama.

Keberhasilan Bandung mengelola Galeri Patrakomala menunjukkan bahwa dengan sistem yang baik dan kolaborasi yang kuat, UMKM daerah mampu menjadi inspirasi nasional.

Sementara bagi Jepara, kunjungan ini menjadi bukti bahwa daerah dengan reputasi global sekalipun tetap terbuka untuk belajar dan beradaptasi.

Kolaborasi seperti inilah yang perlahan membangun ekosistem UMKM Indonesia agar semakin tangguh dan berdaya saing. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow