featuredGarutHukumKorupsiSumatera Utara

GLMPK : Kejaksaan Ogah Tindak Pejabat Korup?, Kajari Garut Dapat Hibah Ratusan Juta Dari Pemda, Kejari Karo Dapat Mobil

redaksilocus
×

GLMPK : Kejaksaan Ogah Tindak Pejabat Korup?, Kajari Garut Dapat Hibah Ratusan Juta Dari Pemda, Kejari Karo Dapat Mobil

Sebarkan artikel ini
GLMPK Kejaksaan Ogah Tindak Pejabat Korup, Kajari Garut Dapat Hibah Ratusan Juta Dari Pemda, Kejari Karo Dapat Mobil
Foto : Ilustrasi GLMPK : Kejaksaan Ogah Tindak Pejabat Korup?, Kajari Garut Dapat Hibah Ratusan Juta Dari Pemda, Kejari Karo Dapat Mobil

Anomali Penegakan Hukum dan Fasilitas Logistik

Situasi serupa, namun dalam bentuk yang berbeda, terjadi di Kabupaten Karo. Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, membongkar fakta mengenai adanya pemberian sejumlah unit kendaraan dari Bupati Karo kepada pihak Kejaksaan Negeri Karo.

tempat.co

Dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Kamis (2/4/2026), Politisi Partai Demokrat tersebut mempertanyakan validitas integritas Kajari Karo, Danke Rajagukguk, di tengah penanganan kasus pekerja kreatif Amsal Christy Sitepu.

“Saya mendapatkan informasi mengenai bantuan mobil Toyota Kijang Innova (BK 1094 S), Nissan Grand Livina (BK 1089 S), hingga Toyota Fortuner (BK 1180 S) yang digunakan oleh pihak Kejari Karo. Apakah fasilitas ini menjadi penyebab mengapa hanya pekerja kreatif yang dikejar, sementara penyelenggara negaranya tidak?” tanya Hinca secara retoris.

Dalam perspektif kriminologi, tindakan mengejar pelaku non-birokrat (pekerja kreatif) sambil mengabaikan keterlibatan aktor negara merupakan bentuk diskriminasi hukum. Hinca mencurigai adanya upaya mencari-cari kesalahan (malicious prosecution) sebagai kompensasi atas fasilitas yang diterima dari eksekutif.

Kajari Karo Danke Rajagukguk
Kajari Karo, Sumatera Utara, Danke Rajagukguk

Kajari Karo: Maaf Tanpa Klarifikasi Substansial

Menanggapi tekanan bertubi-tubi tersebut, Kajari Karo, Danke Rajagukguk, tidak memberikan jawaban eksplisit terkait kepemilikan dan status hukum mobil-mobil tersebut. Ia cenderung memilih sikap defensif yang normatif.

“Kami mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan kami. Terima kasih atas kritik dari Komisi III untuk kami perbaiki dan jalankan sesuai arahan,” ujar Danke singkat di akhir rapat.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow