Ekonomi

Bantuan Beras 10 Kg & Minyak 2 Liter Mulai Mengalir ke 33,2 Juta Keluarga

rakyatdemokrasi
×

Bantuan Beras 10 Kg & Minyak 2 Liter Mulai Mengalir ke 33,2 Juta Keluarga

Sebarkan artikel ini
Bantuan Beras 10 Kg & Minyak 2 Liter Mulai Mengalir ke 33,2 Juta Keluarga locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat berpenghasilan rendah. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan untuk periode Februari–Maret 2026 terus berjalan dan akan dimaksimalkan hingga April 2026.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga pangan global.

tempat.co

“Program ini diperlukan agar seluruh masyarakat berpenghasilan rendah sejumlah 33,2 juta (keluarga penerima manfaat) dapat merasakan salah satu kehadiran pemerintah,” kata Ketut saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Realisasi Penyaluran: 382.529 Penerima di 24 Provinsi

Berdasarkan laporan yang diterima Bapanas, realisasi penyaluran bantuan pangan per 25 Maret 2026 telah mencapai:

Jenis BantuanJumlah Terdistribusi
Beras7,65 juta kg
Minyak Goreng1,53 juta liter
Penerima382.529 keluarga di 24 provinsi

“Ini harus dikerjakan Bulog secepatnya di bulan April, sehingga dalam satu bulan ini, seluruh target yang disiapkan tadi, bisa didistribusikan bantuan pangan beras dan minyak goreng,” tutur Ketut.

Anggaran Rp11,92 Triliun untuk 33,2 Juta Penerima

Program bantuan pangan ini membutuhkan total anggaran sebesar Rp11,92 triliun yang telah disiapkan pemerintah. Angka ini dialokasikan untuk penyaluran kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Jumlah penerima ini meningkat drastis dibandingkan program bantuan pangan sebelumnya yang hanya mencakup 18,27 juta penerima. Penambahan ini merupakan hasil keputusan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) tahun 2026 serta persetujuan Presiden Republik Indonesia.

5 Provinsi dengan Penerima Terbanyak

ProvinsiJumlah Penerima
Jawa Barat6.093.530
Jawa Timur5.638.478
Jawa Tengah5.071.126
Sumatera Utara1.756.846
Banten1.298.597

Peningkatan Signifikan untuk Wilayah Timur

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada wilayah Indonesia timur dengan peningkatan jumlah penerima yang signifikan:

ProvinsiTambahan PenerimaTotal Penerima
Maluku+142.978266.500
Maluku Utara+55.017112.428
Papua Pegunungan+112.805265.356
Papua Tengah+55.997228.654
Papua+50.973118.076
Papua Barat Daya+35.03078.965
Papua Barat+30.19774.044
Papua Selatan+26.04173.601

Jadwal Perpanjangan Distribusi hingga April

Ketut menjelaskan bahwa distribusi bantuan untuk periode Februari–Maret akan diperpanjang hingga April 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh penerima manfaat di seluruh pelosok negeri dapat menerima bantuan.

“Tentu, karena persiapan dan lain sebagainya yang dilakukan Bulog, ini sedang berlangsung. Tapi, distribusinya akan dilakukan Maret ini sampai April. Ada perpanjangan (distribusi) dan kami di Bapanas sudah membuatkan perpanjangan itu,” katanya.

Peran Bulog sebagai Pelaksana Penugasan

Bapanas berharap Perum Bulog sebagai pengemban penugasan program pemerintah ini dapat terus memacu pendistribusian bantuan pangan kepada penerima di seluruh Indonesia. Penugasan ini tertuang dalam surat Kepala Bapanas nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tanggal 11 Februari 2026.

Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Pangan

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus meringankan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Bapanas melaksanakan langkah strategis salah satunya penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng selama dua bulan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat,” kata Amran.

Stimulus Ekonomi di Tengah Tekanan Global

Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal pertama tahun 2026. Selain bantuan pangan, pemerintah juga memberikan diskon transportasi untuk meringankan beban masyarakat, terutama saat mudik Lebaran.

Dengan total penerima yang mencapai 33,2 juta keluarga, program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi pangan di tingkat konsumen.

Masyarakat yang belum menerima bantuan diimbau untuk bersabar karena proses distribusi masih berlangsung hingga April 2026. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan lokasi distribusi dapat diperoleh melalui kantor kelurahan atau kecamatan setempat.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow