[Locusonline.co] BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan program unggulan Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan total 3.040 tiket yang siap diperebutkan masyarakat. Yang membedakan tahun ini, seluruh proses pendaftaran, pemantauan, hingga informasi lalu lintas terintegrasi dalam satu genggaman melalui aplikasi Sapawarga.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mas Adi Komar, menegaskan bahwa digitalisasi ini bertujuan untuk memberikan akses informasi yang akurat, aman, dan transparan kepada masyarakat.
“Kami fokus menyampaikan informasi yang lebih akurat, khususnya jalur mudik yang aman dan lancar, kemudian juga program mudik gratis hingga terintegrasi dengan pantauan lalu lintas melalui CCTV,” ujar Adi di Bandung, Jumat (27/2/2026).
Jadwal dan Cara Daftar Mudik Gratis 2026
Masyarakat yang ingin pulang kampung dengan fasilitas gratis sudah bisa mendaftar sejak 11 Februari hingga 12 Maret 2026. Caranya cukup mudah: unggah data diri seperti NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), dan pilih rute keberangkatan melalui aplikasi Sapawarga.
Setelah pendaftaran, calon peserta yang lolos seleksi akan diminta melakukan aktivasi tiket pada tanggal 1 hingga 12 Maret 2026. Pastikan data yang diisi sesuai dengan dokumen kependudukan untuk menghindari kendala verifikasi.
74 Bus dari 5 Operator Ternama, Siap Antar Pemudik ke Kampung Halaman
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, merinci kesiapan armada untuk program tahun ini. Sebanyak 74 unit bus akan dikerahkan, berasal dari operator-operator terpercaya:
- PO Sugeng Rahayu
- Damri
- Sinar Jaya
- Primajasa
- MGI
Bus-bus ini akan melayani rute dalam dan luar provinsi, dengan titik keberangkatan yang tersebar di tiga lokasi strategis:Titik Keberangkatan Lokasi Bandung Terminal Leuwipanjang Kabupaten Bekasi Terminal Cikarang Kota Bekasi –
Jadwal keberangkatan ditetapkan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026, memberikan fleksibilitas bagi pemudik untuk memilih waktu yang paling sesuai.
Dhani menjamin bahwa seluruh armada telah melalui pemeriksaan teknis (ramp check) yang ketat. Kondisi kru bus juga dipastikan sehat dan prima untuk menjamin keselamatan penumpang hingga tiba di tujuan.
Command Centre dan CCTV Real-Time: Pantau Macet dari Rumah
Salah satu inovasi terbesar tahun ini adalah pengaktifan Command Centre yang terintegrasi dengan aplikasi Sapawarga. Pusat kendali ini memanfaatkan jaringan CCTV di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata untuk memberikan data real-time mengenai kondisi lalu lintas.
Dengan fitur ini, pemudik bisa memantau titik-titik kemacetan, kecelakaan, atau bahkan area rawan longsor langsung dari ponsel mereka. Informasi ini sangat krusial mengingat prediksi Dishub Jabar bahwa sekitar 70 persen pemudik masih akan menggunakan kendaraan pribadi, terutama yang melintasi ruas jalan tol di wilayah Jawa Barat.
“Command Centre nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petugas lapangan untuk monitoring sekaligus mengambil keputusan yang tepat terkait kondisi perjalanan mudik 1447 Hijriah,” ujar Adi Komar.
Digitalisasi untuk Mudik yang Lebih Aman dan Nyaman
Langkah mengintegrasikan seluruh layanan mudik ke dalam aplikasi Sapawarga adalah bukti komitmen Pemprov Jabar dalam memanfaatkan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat. Tidak perlu lagi membuka banyak situs atau bertanya-tanya di media sosial. Semua informasi, dari pendaftaran tiket gratis hingga pantauan CCTV, tersaji dalam satu aplikasi.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program Mudik Gratis 2026, segera daftarkan diri Anda melalui aplikasi Sapawarga. Kuota terbatas, jangan sampai ketinggalan! (**)
Selamat mudik, selamat berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman.













