Garut

Sekda Garut Pimpin Apel Gabungan, Percepat Program Strategis Daerah, Waspadai Potensi Masuknya APH dan Dumas

rakyatdemokrasi
×

Sekda Garut Pimpin Apel Gabungan, Percepat Program Strategis Daerah, Waspadai Potensi Masuknya APH dan Dumas

Sebarkan artikel ini
Sekda Garut Pimpin Apel Gabungan, Percepat Program Strategis Daerah, Waspadai Potensi Masuknya APH dan Dumas locusonline featured image Apr 2026

[Locusonline.co] GARUT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (20/4/2026). Apel ini menjadi momentum penting untuk menekankan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dampak manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

Sekda mengingatkan bahwa waktu terus berjalan, dan masyarakat menunggu hasil nyata dari setiap kebijakan yang telah direncanakan. Oleh karena itu, tidak ada ruang bagi kelambanan birokrasi.

tempat.co

Instruksi ke Bagian Adbang: Lakukan Percepatan Program Strategis Daerah

Menindaklanjuti arahan Bupati Garut, Sekda menginstruksikan Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) untuk segera melakukan langkah-langkah taktis dalam mempercepat progres yang ada. Fokus utama ditujukan pada Program Strategis Daerah (PSD) yang menjadi prioritas pembangunan.

“Minggu kemarin Pak Bupati sudah menyampaikan hal tersebut. Saya mohon Adbang nanti segera lakukan percepatan. Kalau SKPD mengalami kesulitan, tolong dibantu, terutama yang bersifat PSD cepat lakukan. Sehingga tidak boleh tidak, ini sudah bisa kita lakukan sebagaimana harapan Bupati,” tegas Nurdin Yana.

Fokus PercepatanTarget
Program Strategis Daerah (PSD)Prioritas utama pembangunan
SKPD yang mengalami kesulitanPendampingan dan bantuan teknis
Ketepatan waktuSesuai skema yang ditetapkan
Ketepatan sasaranManfaat langsung dirasakan masyarakat

Peringatan Tegas: Proyek Tidak Fungsional Berisiko APH dan Dumas

Nurdin Yana juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai skenario berdasarkan skema tepat waktu, tepat sasaran, dan fungsional. Ia menyoroti bahwa proyek yang tidak berfungsi atau terbengkalai akan menjadi pintu masuk bagi Aparat Penegak Hukum (APH) maupun aduan masyarakat (Dumas) .

“Ketika ini tidak fungsional atau terkategori masyarakat melihat ini mangkrak (tidak terurus), maka di situlah titik masuk adanya APH atau Dumas. Ini adalah pokok persoalan, maka cepat lakukan dan cepat pertanggungjawabkan,” tambahnya.

RisikoPenyebab
Masuknya APHProyek mangkrak, dugaan korupsi
Aduan Masyarakat (Dumas)Proyek tidak fungsional, tidak sesuai kebutuhan
Penurunan marwah PemkabIntegritas pemerintah dipertanyakan

Pernyataan ini menjadi pengingat keras bahwa setiap proyek yang dibiayai oleh APBD harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak boleh ada proyek yang hanya menghabiskan anggaran tetapi tidak berfungsi.

Ketepatan Pelaksanaan hingga Pertanggungjawaban Adalah Harga Mati

Di akhir amanatnya, Sekda menegaskan bahwa ketepatan dalam pelaksanaan, sasaran, tujuan, hingga pertanggungjawaban adalah harga mati. Hal ini bertujuan untuk menjaga marwah dan integritas Pemerintah Kabupaten Garut di mata publik.

“Mohon untuk dipahami, mulai dari ketepatan pelaksanaan hingga pertanggungjawaban. Tidak boleh ada lagi persoalan-persoalan yang menjadi potensi turunnya kehinaan kita dari kemuliaan yang hari ini diterima oleh kita semua,” tutupnya.

PrinsipImplementasi
Tepat pelaksanaanSesuai jadwal dan spesifikasi
Tepat sasaranSesuai kebutuhan masyarakat
Tepat tujuanManfaat yang terukur
Tepat pertanggungjawabanTransparan dan akuntabel

Dengan arahan tegas dari Sekda, seluruh jajaran Pemkab Garut diharapkan segera meningkatkan akselerasi program, terutama Program Strategis Daerah. Tidak ada lagi alasan untuk menunda atau bekerja setengah-setengah. Masyarakat sedang menunggu. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow