NewsPendidikan

Kurikulum Nonformal 2026 Disosialisasikan di Kobar: Saat PKBM Diminta Fleksibel di Tengah Realita yang Tak Selalu Fleksibel

bhegins
×

Kurikulum Nonformal 2026 Disosialisasikan di Kobar: Saat PKBM Diminta Fleksibel di Tengah Realita yang Tak Selalu Fleksibel

Sebarkan artikel ini
23220035d0c8daaac291c0e675aa9caf1
Foto Istimewa

Namun di balik konsep fleksibilitas itu, tersimpan tantangan klasik: bagaimana membuat kurikulum yang lentur, tanpa kehilangan arah dan standar kualitas.

Para peserta terlihat aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme ini menjadi sinyal bahwa pengelola PKBM memiliki keinginan kuat untuk berkembang.

tempat.co

Namun seperti lazimnya pelatihan, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah kegiatan selesai ketika konsep harus diterjemahkan menjadi praktik nyata di lapangan.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan nonformal bukan sekadar “opsi cadangan”, melainkan jalur strategis dalam meningkatkan kualitas SDM, terutama bagi masyarakat yang tidak terakomodasi sistem formal.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kobar menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi pendidikan nonformal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Namun di balik semua jargon kebijakan, satu hal tetap menjadi penentu, sejauh mana kurikulum yang “relevan” itu benar-benar bisa diterapkan, bukan hanya dipresentasikan.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow